420

VOTES
FINALIS

420

VOTES
Finalist

HAPPINESS ONLYREAL WHEN SHARED

Jangandiamterus Backpacker & Azhar Adhiwibowo


PETUALANGAN

Wrangler Hero Picture

TENTANG SAYA

Pemuda 22 tahun asal bumi. Terinspirasi dari beberapa buku perjalanan, sejak saat itu mencintai avontur dengan cara backpacking bermodal sedikit uang dan cinta yang banyak. Hingga sekarang avontur masih menjadi olahraga ekstrim favoritnya. Core of man's spirit, comes from new experiences!

TEMAN PERJALANAN SAYA

Adalah tahun 2014 di bangku perkuliahan. Di mana kami menyukai cara avontur yang sama. Bowo, terlihat lebih tenang dan lebih coolz dalam mengambil keputusan. Pokoknya kami berdua tuh bisa saling melengkapi dalam perjalanan. Jangan diam terus!

#trueculture

Adat istiadat setempat, kearifan, seni dan ritual yang memandu jalan Anda

PASAR KUMANDANG WONOSOBO

FESTIVAL KEBUDAYAAN YOGYAKARTA

KAMPUNG BATIK LAWEYAN

WAYANG ORANG SRIWEDARI

LOKAL DI HYANG

PASAR KUMANDANG WONOSOBO

Udara dingin Wonosobo memaksa kami bangun. Setelah salat subuh, kami berencana pergi ke Pasar Lawas Kumandang. Jaraknya sekitar 9 km dari tempat penginapan kami (masjid agung Wonosobo).Ini kali pertama kami pergi ke pasar tradisional yang unik ditengah hutan di desa Bojosari, Wonosobo. Di pasar ini transaksi menggunakan keping bambu dan pengunjung diharuskan menggunakan bahasa Jawa.


FESTIVAL KEBUDAYAAN YOGYAKARTA

Setelah menunaikan amunisi Wrangler, Malamnya motor yang dibawa mas Fadli membelah angin malam Yogyakarta. Kami menuju Festival Kebudayaan Yogyakarta. Dengan konsep MULANIRA Terdapat tiga unsur yaitu, ruang, ragam dan interaksi. Dengan tujuan untuk mengenalkan beragam kebudayan di Yogyakarta. Di FKY ini kami mencoba banyak jajanan tradisional yaitu Wirasa artinya tentang rasa atau kuliner.


KAMPUNG BATIK LAWEYAN

Next stop, kami berlabuh ke kampung batik Laweyan. Kampung batik Laweyan merupakan salah satu pusat batik tertua dan terkenal di kota Solo. Bangunan bergaya arsitektur jawa dan eropa kampung Laweyan menjadi karakter kampung ini. Di sini saya belajar membuat batik tulis bersama pengrajin lokal dari proses awal hingga akhir. Dari pengalaman ini saya ikut melestarikan kebudayaan indonesia :)


WAYANG ORANG SRIWEDARI

Wayang Orang Sriwedari merupakan pertunjukan wayang yang berada di kompleks Taman Sriwedari. Dengan harga 10 ribu, kami duduk di kursi VIP yang berada tepat di belakang wirangga (para penabuh gamelan) dimana kami melihat dan mendengar lebih jelas laga atau tembang yang dimainkan. Ini pengalaman yang menarik untuk kami dan tepat tanggal 20 Juli kemarin merupakan HUT ke-109 Wayang Orang Sriwedari.


LOKAL DI HYANG

Dalam setiap petualangan, kami selalu diberikan banyak hal-hal tak terduga. Salah satunya dengan mas Fuad yang tiba-tiba datang dan mengangkut kami dipinggir jalan untuk dibawa ke rumahnya. Disana, kami diperkenalkan dengan petani kopi. Diajak ke kebun untuk melihat proses pemetikan awal hingga akhir menjadi secangkir kopi. Kulit kopi tidak dibuang tetapi juga diseduh untuk diminum saat dingin.



#trueview

Dari pemandangan pedesaan ke pemandangan kota; perjalanan dari sudut pandang Anda

ATAP DI HYANG

SABANA DI HYANG

ATAP DI HYANG

Pukul 01.00 am kami sudah rapi di basecamp Dwarawati. Tidak ada satu orang pun kecuali kami. Pendakian malam menjadi tantangan. Hutan yang terkadang berbisik kesunyian atau angin yang tiba-tiba marah. Setelah 5 jam treking, kami pun akhirnya tiba di atap tertinggi Di Hyang, 2590 mdpl! Matahari pagi menyambut kami, angin menampar-nampar wajah dan suhu 8 derajat membuat kami mati rasa. AMAZING!


SABANA DI HYANG

Pengembaraan kami selanjutnya adalah Di Hyang. Setelah turun dari bus kecil, kaki dan tangan mati rasa. Embun beku memeluk dedaunan, rumput-rumput dan tanah. Suhu 10 derajat membuat badan seperti ditusuk jarum. Kami terus berjalan hingga menemukan sabana luas untuk berlari-larian riang gembira. Fajar akhirnya nampak. Ya, sekaligus menghangatkan badan dengan keluarnya keringat. Huh! serunya.



#truefriend

Orang-orang yang membuat kenangan Anda tak terlupakan

RANGKUM RANGKUL

JANGAN DIAM TERUS!

SMALL SPACES, GREAT FRIENDS

RANGKUM RANGKUL

Dalam perjalanan selalu ada pertemuan. Pertemuan dengan sesuatu yang baru, orang baru, bahkan keluarga baru. Termasuk pertemuan dengan mereka semua yang ada di foto ini. Perjalanan ini tidak mempunyai rencana detail. Mengalir apa adanya, lebih spontan dan lebih membiarkan semesta mengejutkan dengan caranya sendiri. Mereka semua yang membuat perjalanan mempunyai banyak kenangan yang tak terlupakan.


JANGAN DIAM TERUS!

Bayangkan pergi ke suatu tempat bersama teman seperjalanmu dengan cara hitchhiked atau menumpang. JanganDiamTerus! menciptakan seni perjalanan yang unik untuk bersilaturahim atau bertukar informasi dengan orang lokal dengan cara hitchhiking dan selama 5 tahun kami bersama, akhirnya kami terinspirasi untuk menciptakan karya berupa 2 buku perjalanan backpacking.


SMALL SPACES, GREAT FRIENDS

Jalanan adalah cerita pengalaman dengan beragam kemungkinan di baliknya. Mungkin menantang, menyenangkan, atau bahkan menyedihkan. Tetapi semua itu patut diceritakan, pantas di bagi. Setelah dari Yogyakarta, kami menuju Nirspaces di Semarang. Dalam tempat yang sederhana ini, kami berbagi pengalaman backpacking bermodal sedikit uang dan cinta yang banyak. Kemudian, berakhir menjadi keluarga baru.



#truefoodie

perjalanan kuliner anda yang membuat para juri ikut tergiur!

JAJANAN LAWAS

SATE PAK MANTO SURAKARTA

SEGA LIWET SOLO

KARE PAK JO

CEKER CHICKEN

GUDEG DAN TUMPANG

JAJANAN LAWAS

Rasa-rasanya ada yang kurang kalo kita pergi ke suatu tempat tapi belum mencoba makanan lokalnya. Nah, kebetulan banget sewaktu kami singgah di Wonosobo ada jajanan lokal di pasar Lawas Kumandang. Kami makan lebih dari 4 kali. Dari mulai martabak telor, cilok rebus, bakso bakar, rujak, bubur sumsum dan lain-lainnya. Nah, kamu mau coba makanan yang mana? Mending langsung dateng kesana dan rasain :)


SATE PAK MANTO SURAKARTA

Food stop berikutnya adalah di Kota Surakarta. Kuliner di Surakarta emang engga ada abisnya. Untuk memadamkan kelaparan di siang hari tidak hanya 1 menu kami pesan. Tapi 4 sekaligus! Disitu ada sate kambing, sate buntel, tongseng dan tengklek rica-rica! Pokoknya untuk menjadi True Wanderer, asupan nutrisi harus maksimal! No diet! No kolesterol! Haha. Kami berharap semua orang ikut tergiur :)


SEGA LIWET SOLO

Makanan khas Solo berikutnya yang kami coba adalah nasi liwet. Masyarakat Solo biasa memakan ini setiap waktu. Komposisi masakan ini terdiri dari nasi liwet (dimasak dengan kelapa), suwiran ayam, areh (semacam bubur gurih dari kelapa) dan sayur labu siam. Malam ini makanan yang dari awal diidam-idamkan dari Jakarta akhirnya berhasil masuk lambung. Laparpun padam :)


KARE PAK JO

Masih dalam malam yang sama. Setelah nasi liwet, kami langsung melanjutkan menuju Kare Pak Jo. Nasi soto dan nasi kare akhirnya terpilih. Mereka jadi antrian berikutnya menuju lambung. Haha. Banyak sate-satean juga buat kamu yang suka. Selain banyak pilihan makanan juga murah, Solo emang terbaik soal kuliner. TRUE WANDERER! Harus banyak tenaga biar pengembaraannya engga kasih endor. LANJUT MAKAN!


CEKER CHICKEN

Ya siapa yang engga tau ceker ayam. Makanan yang gampang ditemui di warung pinggir jalan maupun restoran sekalipun banyak peminatnya. Seporsi itu udah dapet 10an ceker ayam dengan harga terjangkau :)


GUDEG DAN TUMPANG

Masih di malam yang sama setelah nasi liwet, kare dan soto. Hahaha! Antrian makanan berikutnya adalah nasi gudeg dan nasi tumpang. Wisata kuliner ini jangan di sia-siakan. TRUE WANDERER engga boleh kasih lemah! Tapi kalo liat ekspresi di foto terakhir, itu antara tergiur melihat banyak makanan enak atau malah bingung apakah masih sanggup menghabiskannya. Hahaha!



#truedenim

Pakaian Wrangler InfiCool yang membuat Anda tetap tenang dan percaya diri saat berpetualang

WRANGLER JEANS!

WRANGLER JEANS!

Dulu, pengembara identik dengan kaos polos, kemeja flanel dan jeans lusuh. Ya, jeans! Penggunaan jeans dalam berbagai aktifitas dan medan memang tidak diragukan lagi. Dalam pengembaraan kali ini, kami ditemani oleh jeans Wrangler. Yang nyaman kami pakai menerobos dari medan perkotaan hingga pedesaan. Dari sabana ke pegunungan. Dengan jeans ini, kami siap menjadi TRUE WANDERER!




TETAP DISINI UNTUK CERITA TANTANGAN DARI Jangandiamterus Backpacker